Senin, 07 Desember 2015

Kamu

Kamu. Adalah lelaki yang memuja ku pertama kali saat melihat ku.
Kamu. Adalah lelaki yang membingkaikan kata-kata manis untukku.
Tapi, pada kenyataannya itu hanya ungkapan sesaat. Ungkapan yang tak akan menjadi kenyataan. Karna, aku masih ada pemiliknya.
Sedangkan kamu? Tidak ada
Dan kamu melampiaskan rasa itu kepada wanita yang notabene tidak akan bisa bersamamu.
Kamu telah menjalani hubungan yang salah dengan wanita itu.
Kenapa kamu tetap mempertahankan hubungan itu?
Kenapa tidak menunggu ku? Atau memang kamu tidak benar benar memujaku?
Oh Tuhan, apakah ini ujian untukku? Aku dan Kamu sedang dalam posisi yang salah.
Tapi, nyaman itu datang ketika kamu berada disamping ku😂
Kali ini aku tidak akan berkata apa apa lqgi dan tidak berbuat apa apa lagi. Karna aku pasrah dengan rasa ini. Biarkan aku dan Tuhan yang tau perasaan ini. Semoga aku dan Tuhan bisa menyelesaikan ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar